Kisah Seram Fuurin Motel Di Jepang Yang Kini Berhantu

Kisah Seram Fuurin Motel Di Jepang Yang Kini Berhantu

Kisah Seram Fuurin Motel – Beberapa foto menyebabkan rasa ingin tahu untuk menunjukkan suasana hotel seks di Jepang yang ditinggalkan. Karena waktu tidak membuat manusia, hotel itu seharusnya dihuni oleh minuman keras dan hantu. Sebelumnya, sebuah hotel bernama Fuurin Motel di Tokyo dikenal sebagai tempat pertemuan rahasia bagi mereka yang membuat perselingkuh. Menurut laporan Sun, hotel ini masih terlihat sebelumnya.

Kisah Seram Fuurin Motel Di Jepang Yang Kini Berhantu

Mengutip para tamu yang memasuki hotel untuk bisa main judi dan melakukan daftar sbobet online menerima pilihan sewa per jam atau per malam. Di dalamnya, ia berjajar kamar-kamar nakal, misalnya, ruang abad pertengahan di tempat tidur dalam bentuk kereta Kenca. Kamar-kamar lain dihiasi sesuai dengan tema Yunani atau ryokan tradisional Jepang, yang masing-masing dilengkapi dengan ruang makan dan kamar mandi sendiri. Setelah tinggal kosong selama 17 tahun, ia tersebar bahwa hotel ini sekarang dihuni oleh hantu yang berkeliaran di lorong-lorong.

Penduduk di sekitarnya juga takut memasuki hotel tua karena kehadiran hal-hal paranormal. Namun, foto-foto Bon Thissen (31) dari Herleen, Belanda, mengatakan hal-hal yang berbeda. “Ada mitos bahwa hantu Jepang hidup di gedung-gedung yang terabaikan, adalah mungkin untuk menakuti orang yang tidak memasukkan atau merusak bangunan.” “Aku mendengar mayoritas Jepang dari bangunan-bangunan yang ditinggalkan karena hantu dan roh yang diyakini berkeliaran di gedung-gedung yang terabaikan.”

Kisah Seram Fuurin Motel Yang Beredar Di Masyarakat Jepang

Ini ditambahkan, hotel berbeda dari yang lain, dan merasa agak aneh saat menjelajahinya. “Ada kamar abad pertengahan, kamar Yunani, kamar tradisional Ryokan Jepang, dan lainnya”. “Tapi kamar-kamar yang paling aku sukai adalah kamar abad pertengahan, sangat mewah dengan kereta dan baju besi Kencha.” Dia menambahkan rekomendasi hotel terbaik di Jakarta, warga negara Jepang yang datang memiliki privasi yang tidak tiba di rumah dan, kadang-kadang, menyewa kamar berdasarkan hitungan jam.

Ini memiliki kebiasaan mengambil gambar tempat-tempat yang ditinggalkan dan telah melakukannya selama 10 tahun di Eropa, berburu bangunan kosong. Menurut browser, Jepang adalah salah satu tempat favoritnya karena bangunan-bangunan kosong dilindungi dan dihormati. Orang Jepang memiliki lebih menghormati bangunan yang ditinggalkan dibandingkan dengan negara-negara Barat, yang membuatnya lebih terawat dengan baik. Mebel jarang bergerak, jadi saya suka menjelajahi Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *